Menantang UU pokok pers dan pasal berlapis 170 KUHP pidana umum.



Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Terancam pasal,4 ayat 2dan ayat 3 UU pokok pers dan pasal berlapis,170 KUHP 

PEKANBARU RIAU-Globalnewsindonesia.com-, Rabu,05  Februari 2020 - 10:00:05Wib.
Bentrok yang terjadi antara warga gondai versus saat petugas hendak eksekusi lahan sawit warga gondai Bentrokan yang terjadi di lokasi per-kebunan, sawit warga gondai terjadi bentrok, antara warga Gondai versus petugas, PT peputra Supra jaya ,Rabu 05/ 02 /2020 , eksekusi berujung pidana kekerasan terhadap wartawan

"puluhan  orang dari oknum security perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Nusa Wana Raya ((NWR) Pelalawan Riau yang menghalang-halangi tugas wartawan, dengan cara melakukan kekerasan, merampas dan merusak peralatan wartawan., seperti (kamera )  wartawan , 

dan melakukan  ,kekerasan terhadap wartawan .
melakukan kekerasan yang sudah melanggar hukum yang di atur oleh tindak pidana umum,di atur pasal ,170 KHUP atau melakukan kekerasan terhadap orang maupun barang orang lain  yang di lakukan lebih dari satu orang di muka umum, terhadap wartawan MMCtv Pekanbaru Indra Yoserizal.

di Desa Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau., Rabu (05/02/2020) terancam pasal  berlapis.

Ansori yang tidak asing lagi dengan sehari-hari nya bekerja mengabdi kepada negri dan bangsa republik Indonesia ini  ,sehari-hari nya berprofesi sebagai  wartawan tersebut dengan gram mengutuk keras terhadap oknum sekuriti yang sudah tidak mengindahkan kan aturan perundang-undangan pers no 40 tahun 1999.,

Maka kami berharap kepada instansi penegak hukum kepolisian di  lingkungan hukum Polres Pelalawan dan Polda Riau segera melakukan tindakan proses hukum yang berlaku tegas Ansori.

yang di atur dalam pasal 4 ayat 2 dan ayat 3  tentang menghalang-halangi pekerjan wartawan dan , apalagi melakukan kekerasan di muka umum maka hal itu bisah di kenakan pasal berlapis seperti pasal,170 KHUP dengan kekerasan dengan tenaga bersama-sama di muka umum,  begitu tegas Ansori.SH dengan awak media GNI, (rabu,05/02/2020).


Menurut Ansori.SH., setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja menghalang-halangi tugas wartawan, melakukan tidakan berakibat atau menghalang-halangi tugas-tugas wartawan sesuai , dengan ketentuan pasal, 4 ayat, 2 dan ayat 3 pidana kurungan penjara selama,(2),tahun yang di atur oleh undang-undang no 40 tahun 1999 tentang pers  dan denda  sesuai UU Pokok Pers No.40/1999.  denda paling banyak 500 juta rupiah pasal,18 tentang UU pokok pers , ucap Ansori.,

pengeroyokan yang dilakukan oleh tenaga bersama-sama atau lebih dari satu orang di muka umum maka di kenakan Pasal 170 KUHP  dengan ancaman pidana 7, tahun penjara jika mengakibatkan barang hancur atau mengakibatkan luka-luka maka di pidana 9 tahun apa bila mengakibatkan luka berat.

maka di ancam 9 tahun pidana kurungan dan apabila mengakibatkan kan maut maka  pidana selama 12 tahun penjara kurungan tegas ,(Ansori.SH).

Total Pageviews