Kisah Sukses Mashable, Berawal Dari Blog


Kesuksesan bisa datang dari mana saja. Selama kamu mau menjalani hal yang sesuai dengan passion juga kemampuan yang kamu miliki, maka lakukanlah. Tentunya dengan perencanaan yang matang sehingga bisa berjalan terarah. Bukan tidak mungkin jika tidak sesuai dengan rencana ada pebisnis yang kemudian tertarik dengan suku bunga KTA sehingga bisnis yang seharusnya bisa dikembangkan malah menjadi berhenti. Kamu bisa belajar dari kesuksesan Mashable untuk memulai langkah suksesmu.
Mengenal Sejarah Singkat Mashable
Mashable merupakan website yang fokus pada bidang teknologi dan entertainment. Website ini bahkan merupakan salah satu situs teknologi yang paling diperhitungkan di dunia. Tentu, awalnya situs ini tidak seperti sekarang. Pete Cashmore, laki-laki yang lahir pada 18 September 1985 di Banchory, Skotlandia memulai membuat situs ini dengan hobi serta passionnya. Awalnya, Pete Cashmore sering menderita sakit. Saat sering sakit-sakitan yang dikarenakan lemahnya daya tubuhnya, ia tetap berada di dalam rumah.
Ketika berada di dalam rumah, internet adalah teman baiknya. Dari situlah ia kemudian membuat website yang kemudian ia tekuni selama ia ada di Aberdeen, Skotlandia. Walau ia telah tertinggal banyak pelajaran di sekolah, pada akhirnya ia juga bisa berhasil menamatkan SMA-nya. Website tersebut kemudian secara resmi diluncurkan di tahun 2005 saat usianya masih 19 tahun.
Masih di tahun yang sama, ia memutuskan untuk berhenti bersekolah. Ia kembali memulai menulis di blog yang diberi nama Mashable. Tujuan mulanya adalah untuk memperkenalkan produk teknologi kepada mereka yang masih awam serta kepada seluruh orang di dunia. Ia terus menulis artikel-artikel berkualitas dari dalam kamar kecilnya secara konsisten. Artikel yang ia tulis sangat berkualitas dan tidak sembarangan. Bahkan, kamu akan takjub jika mengetahui usaha kerasnya.
Mashable didirikan dari semua hasil kerja keras dan jerih payahnya. Pete Cashmore bahkan membutuhkan waktu hingga 20 jam dalam sehari untuk menulis artikel-artikel di situsnya tersebut. Bukan hanya itu, tahun pertama adalah tahun yang sangat berat dikarenakan tidak ada lagi koneksi internet. Ia kemudian diharuskan membayar hosting wordpress. Perjuangan dan kesulitan terus berlanjut sampai kemudian titik terang ia alami juga.  Berikutnya >>>>>

Total Pageviews